Jumat, 08 Agustus 2014

Mister Azmi ^_^



23368_565900500101106_541152756_n.jpg1077115_636557853035370_1525329977_o.jpg737844_537010592990097_2056090946_o.jpg
Dia adalah Muhammad AZEMI. Dia merupakn salah satu teman satu kelasku di kampus. Dia adalah sosok yang menyenangkan , dia baik dan sangat humoris. Tingkahnya yang lucu dan ada-ada saja serta tutur katanya yang khas dengan gaya humor memebuat dia selalu didekati dengan teman-teman. ketika  berbaur dengan teman- teman sekalipun dia tidak membeda-bedakan.
Aku dekat dengannya ketika semester 1. Dan saat itu pula kita berteman baik sampai sekarang dengan 2 orang temanku lagi yang bernama kiky dan mas wiwid.
Dan bukan aku namanya saat pertama kali ku melihatnya dan aku pun mulai jatuh cinta. Dan bersaan dengan itu dia selalu curhat tentang kehidupannya. Tentang saudara- saudaranya , tentang profesi keseharian ibunya , serta sepenggal cerita tentang kepergian ayahnya yang meninggalkan dia dan keluarganya.
Dia merupakan salah satu guru di SD IT AL USWAH. Dia meropakan sosok yang membikin aku kagum. Kesukaanya yang menggemari film serta lagu-lagu india. Kecintaannya terhadap actor Sharukkhan dan wajahnya yang mirip dengan vokalis grup Hello.
Itulah sepenggal cerita tentang mister Azmi yang hingga sekarang aku selalu mengaguminya.
Dan aku selalu menyanyangi dia dengan kesederhanaan yang dia miliki. I ALWAYS LOVING YOU LIKE BEE TO HONEY :*
Owl city “honey and the bee” J

Sabtu, 28 Juni 2014

Hujan Malam Itu............



Hujan Malam Itu
Malam itu hujan turun begitu deras… dari sore sampai menjelang malam..
Waktu itu aku masih sebagai salah satu  karyawan pabrik swasta (PT PANASONIC LIGHTING INDONESIA) yang cukup terkenal di daerah Pasuruan. Malam itu aku masih diberi kesempatan lembur..  jam menunjukkan pukul 19.00 dan hujan masih belum berhenti. Setelah selesai absen pulang dengan memakai id card, aku langsung bergegas menuju loker untuk mengambil tas. Sembari lari kecil dan berpayungkan tas yang ku bawa , aku menuju pos satpam. Disana banyak sekali karyawan yang sembari menunggu temannya untuk pulang bareng , atau sekedar meneduh sampai mobil jemputan datang menjemput mereka. Nampak sesak… aku berusaha mencari seseorang yang ku kenal agar aku bisa pulang bareng sampai di depan kompleks perkantoran PIER. Ada beberapa yang ku kenal diantara motor- motor yang lalu lalang keluar dari gerbang, namun tak ada yang mau menemaniku untuk sekedar nebeng. Sungguhmalang nasibku waktu itu…..
Dan akhirnya ku memanggil seorang temanku yang kebetulan satu produksi denganku. “ agus” panggilku yang membuat Agus berhenti dan menoleh ke arahku dibawah rintik hujan malam itu. “ ia , mau bareng yaa.. ??? ayooook “ ajak nya “Alhamdulillah “ gumamku dan langsung duduk di boncengan motor agus. Biar bajuku basah tak apalah yang penting aku bisa pulang.. naik mobil jemputan juga gak bakal dapet tempat duduk karena kurang punya kekuatan untuk melawan mereka yang berdesakan. Kebetulan juga arah ruamh agus searah dengan rumahku. Dan kebetulan juga agus merupakan kerabat jauh ku. Saudara dia menikah dengan saudara dari saudara saudaranya saudaraku , tuch kan binggung J pokoknya gitu dech ^_^. Di perjalan kita hampir tak bercakap, karena agus juga buru-buru pulang dan hujan yang masih terus mengguyur..
Beberapa saat kemudian aku sampai di perempatan arah kerumahku. Aku pun turun dan tak lupa berterima kasih kepada agus yang telah menyelamatkanku mala mini dari kesendiran di tengah hujan malam itu. “makasih gus “ ucapku “ sama- sama” agus pun dengan kencang mengendarai motornya. Aku memiliki masalah lagi.. dengan keadaan tak memakai jaket dan basah kuyup , bagaimana aku bisa pulang???. Apalagi di desaku 3 hari yang lalu ada kecelakaan kereta api dan sejak kejadian itu , arwahnya penasaran. Tuch kan serem banget… mana waktu itu lampu jalan mati, dan jarak dari perempatan menuju rumah lumayan jauh kalau berjalan kaki. Ku ambil ponsel di dalam saku celanaku . jam sudah menunjukkan pukul 19.30, ku mencoba menghubungi kakak iparku tak ada jawaban. Ku sms kakak perempuanku, juga demikian. “Sebaiknya aku menunggu sebentar sampai hujan sedikit berhenti dan jam menunjukkan puul 20.00” gumamku dalam hati. Aku duduk di bangku yang kebetulan berada disana. Biasanya dipakai oleh para bapak tukang becak untuk sekedar duduk sambil menunggu para penumpang yang memakai jasa mereka. Perut sudah terasa lapar , namun tak enak jika aku makan sendirian. Kebetulan di depanku berdiri lapak penjual nasi goring. Dan tak jauh dari tempat ku duduk ada lapak penjual mie ayam.
Entahlah waktu itu aku tak ingin beranjak dari tempat dudukku. “oke jam sudah menunjukkan pukul 20.00 ,baiknya aku pulang saja. Berani… berani… “ gumamku lagi. Dan tak lama kemudian bus kuning pun berhenti, aku berharap sosok yang turun itu tetanggaku sehingga aku ada teman buat menemaniku malam itu dan pulang bersama- sama. Dan “ hei” sapa seseorang aku pun kaget setenggah tak menyangka. Ternya dia adalah “ hei ferry “sapa ku balik. (ferry adalah mantan cinta monyetku waktu sd. Karena waktu smp kita udah pisah sekolah dan kabarnya dia punya cewek lain disekolahnya , maka hubungan kita pun berakhir L) “ngapain malem-malem disini” semabri dudk disebelahku “oh iya ini tadi pulang kerja , gak ada yang jemput. Makanya ini aku nungguin hujan reda. Tapi gak reda-reda juga sampai jam segini “ceritaku agak memelas. “ oh..iya nic aku juga , nunggu ibuku jemput. Tapi kalau ada temennya kamu disini, mungkin aku bilang sama ibu aja biar aku pulang sama kamu “ dengan senyumnya yang manis memebuat dia tambah ganteng kelihatnnya. Emang ganteng si Ferry itu J.( ferry hanya tinggal berdua dengan ibunya). Ferry pun mengeluarkan ponsel dan mulai menelpon seseorang. Nampaknya dia menelpon ibunya. “oke aku udah bilang sama ibu. Ibuku menyuruh kita agar naik becak aja biar gak kehujanan. “paparnya. Aku pun menggangguk. Malam itu adalah malam yang indah buat ku. Karena setelah kita putus, hampir kita jarang ketemu, jarang ngobrol. Dan kebetulan juga dia kuliah ambil jurusan perawat dan dia tinggal di asrama  sehingga dia juga jarang pulang.
“ kamu laper gak , makan mie ayam dulu yukk “ ajakku. Ferry pun mengiyakan… dengan berjalan pelan- pelan kita menuju lapak penjual mie ayam. Disana kami pun mengobrol…..
“kamu apa kabar ?” Tanya nya “baik ,kamu sendiri gimana “ jawabku dengan sedikit malu-malu. Untung saja ferry tak memeperhatikan ku. Dia asik makan mie ayam “ “ baik juga, tapi kita sempet ketemu kan pas ada kejadian itu…” ferry mengingatkan. Waktu kejadian orang tertabrak kereta api itu aku ikud ngeliat diantara kerumunan orang2 satu desa, dan disana kau bertemu dengan ferry J. “ iya kita sempeet ketemu tapi Cuma bentar “ pungkasku. kami pun selasai makan , dan untuk merayakan pertemuan kami yang indah ini, aku berniat untuk membayar mie ayam itu. “ lho fit gak usah biar aku aja “ ferry sedikit menolak “ udah gak papa , ini mumpung aku baru gajian, jadi gak papa lah sekali-kali traktir kamu “ candaku. Ferry kembali tersenyum.
 Kami pun kebinggungan, anatara jalan kaki atau naik becak. Kan kalau jalan kaki kan enak bisa hujan- hujanan berdua lagi. Tapi sedikit horror dengan kejadian di desaku itu…hhiiihhiiii. Kami memutuskan untuk naik becak.. biar becaknya ditutu dengan plastic, tapi masih aja kita kebasahan.. di dalam becak sebelum kita sampai di rumah…..
“kita dulu kog bisa putus ya… “ ferry memulai percakapan “ embbb…iya kog bisa ya? Gumamku “ tukuran nomer hape yukkk “ astaga mimpi apa aku semalam , sampai diajakin tukeran nomer hape sama mantan yang ganteng…heheheh “ boleh” jawabku penuh semangat. Kami pun menyimpan nomer masing- masing di ponsel… “nak turun disini saja ya.. bapak gak kuat “ tutur bapak tukang becak yang gak bisa mengayuh becaknya meliwati rel kereta yang jalannya agak menanjak. Kami pun turun dan meleawati rel tersebut “ kamugak takut?” Tanya ferry “ takutt fer, apalagi kata orang- orang  arwahnya gentanyangan “. Paparku sedikit takut.. “ wwwaaaahhhhhhh” tiba-tiba ferry mengagetkan yang membuat kami lari kencang “ ferry…” teriakku. Dan di persimpangan gang masing- masing kita pun berpisah… sambil berlalu ferry teriak “ nanti sms akuu yaaa…” teriaknya “ iaaaa “ balasku sambil berlari karena ketakutan.
 Dirumah setelah mandi aku bergegas mengambil ponsel dan segera sms ferry. Dan ferry pun membalasnya. Sungguh bahagianya aku waktu itu  bisa bertemu kembali dengan cinta monyet yang merupakan tetangga , teman bermain, dan teman sekelas waktu kita duduk di sekolah dasar. Namun setelah hampir 2 minggu kita smsan, kita udah jarang smsan lagi. Karena ferry sibuk dengan tugasnya di rumah sakit dan praktek-prakteknya , ponselku di curi orang waktu di loker pabrik. Dan sampai saat ni aku belum mempunyai nomernya kembali. Aku hanya berdo’a dan berharap agar kita dipertemukan kembali dengan cerita yang menyenangkan lagi dalam hidupku… semoga…. ^_^ “wahyu ferry setiawan”

Jumat, 27 Juni 2014

Ceritanya Nonton Transformers

Kemarin aku membulatkan tekat untuk untuk nonton. tau bangetz dach kaloo kemaren itu hari jum'at :). paling asik dan paling seru itu nonton hari sabtu sama pacar pula hehehehe. namun kemarin aku nonton sama febi (temen satu semesterku plus satu kelas). entah kenapa aku tiba-tiba ngajakin dia buat ikutan nonton. padahal aku tau juga dia anaknya agak lebay plus penanmpilannya cupu beud.. tapi aku yang aku suka dari dia, dia itu anaknya seru abis dan goki. sedikit gaul dan sedikit malu-maluin.. hahahaha. oke oke aku memlih hari jum'at itu karena selain aku gak punya cowok, taris buat masuk ke bioskop hari-hari biasa itu murah sekitar 25 ribu. kalo udah week end itu 27.500. nah looh beda 2500 doank. tapi hukum alam tetap terjadi aku tak memungkiri kalau aku makhluk ekonomi. jadi harus hemat banget sama yang namanya uang. bikannya sok pelit atao dholim pada diri sendiri, hanya saja di dompetku kertas yang bergambar pahlawan itu semua pada kabur. haya tersisa uang kertas warna biru (50ribu) betapa melas hidup ini. mana udah liburan sekolah, belum gajian.. kalau aku hitung-hitung gajiku bualn ini hanya cukup buat nyicil sepeda. terus lebaran aku pakaee baju apa????? :0 . semua pada pake baju baru, aku pake baju lebaran tahun lau. sungguh miris... :'(. lanjut kepersoalan... jadwal tayang transformers di bioskop itu pukul 12.30, nah lhoo giman dengan febi yang waktu itu masih jum'atan.. gak lucu dong berangkat jemput dia yang masih pake sarung???/ hahahah... akhirnya ku putuskan untuk nonton yang pukul 15.15. nah udah lumayan lah perkiraan ku paling gak kita bisa pulank pukul 5 sore. akhirnya ku jemput febi pukul 2 siang. di perjalanan dia udah bbm. padahal aku masih ngeluarin motor dri dalam ruamh..hahaha... sesampainya disana dia nunggu lama di depan gang rumahnya. kami pun cap to the cus pasuruan. nampak sepi dari luar,, tapi bangku bioskop udah hampir penuh di pesan. oh my god bagaimana kalaau hari ini aku gak bisa nonton???? bisa nambah 2500 buat nonton besok.. hahahah :D untuk tersisa sedikit bangku untuk kami. E13 dan E14 bangku yang ku pesan.jam menunjukkan pukul 15.15 aku dan penonton yang lain memasuki ruangan gelap yang di dalam banyak mbag-mbag penjaga studio dengan belahan roknya cukup tinggi. aku pun sms meme (sahabatku) bilang kalau aku gak bsa nonton dengan dia besok. sebenarnya aku udah janjian sama meme buat nonton hari ini (hari sabtu) tapi karena himpitan ekonomi jadi aku gak bisa. meme meblas dengan santai dan dia cukup menerima alasannku. lampu biokop di padamkan... aku sangat menikmati jalan ceritanya. karena film ini udah aku tunggu-tunggu sekali. ketegangan pun menyelimutiku. dalam benakku sungguh keren filmnya membuat aku merinding dan merasa terpacu adrenalinnya (lebay sangat).ku lihat jam di handphone menunjukkan pukul 17.00 lho gak kerasa udah hampir 2 jam setengah aku duduk sambil menikmati filmnya aku ingat aku belum melaksanakan  soalh ashar. emoga ALLAH memaklumi (semoga saja,harapan gak jelas). oke filmnya selesai pukul 18.00 cukup lama dan prediksiku ternyata salah. setelah dari bioskopaku pun ke rumah mbakku di pasuruan juga dan agak jauh jraknya dari bioskop. setelah solat maghrib plus isya serta makan nmi dan minum es gratis kita pun pulang. enak bangetzzz habis makan terus pulang. sebelum pulang aku cuci- cici piring dulu...hahahahahah. itu lah ceritaku,,, sebebanrnya pengen banget cerita tiap hari disini. tapi berhubung paket data yang terbatas,, jadi kalaoo pagi saja bisa curhatnya.. heheheh :) ntr malem solat tarawih,, jangan lupa ya guys dan besok udah puasa hari pertama semoga lancar yaaaa guys :). hari ini puas-puasin dach main sama pacar, makan sampe kenyang. karenabulan ramadhan udah gak bisa itu pacaran harus bisa jaga hawa nafsu ^_^'. marhaban yaa ramadhan ^_^.

Selasa, 24 Juni 2014





Mr A
Siapa tuch Mr A? Terlintas dalam benakku.. Dan kembali ku ingat awal pertama kalinya ku bertemu dengan dia. Ya..tepat sekali!!! Sekitar 1 tahun yang lalu. Tepatnya bulan Agustus, awal pertama kalinya aku memasukki bangku kuliah. Mengambil waktu ekstensi sabtu-minggu saja. Dan saat itu aku memasuki ruang kelas SD. Dimana SD tersebut merupakan SD tempat ku bersekolah dulu. Dan jaraknya pun tak jauh deri rumahku. Pak sobi selaku kordinasi dan pengurus kapus (Universitas Terbuka Malang) mengabsen satu persatu mahasiswanya sembari memberikan kartu mahasiswa sementara. Ya didalam kelas terlihat beberapa anak muda yang seusiaku duduk berbaur dengan golongannya. Dan di dalam kelas bantyak yang mendominasi mahasiswa yang kuliah kembali untuk mengajar predikat S1 PGSD. Dan disebelahku duduklah seorang cewek namanya kiky(biasa ku panggil) dia cewek yang sering ku lihat di pabrik yang dulu tempatku bekerja. Hanya dia satu-satunya orang yang ku kenal saat itu. Dan seorang lagi namanya mas wiwid. Kita gak sengaja bertemu ketika kami (aku dan kiky)salah masuk jam kuliah. Setelah dalam suasana agak gaduh. Sosok cowok yang sedikit rapid an Nampak ada bulu disekitar dagunya.. hembb dalam benakku terlintas.. “sungguh manisnya cowok ini” gumamku sembari mengikuti gerakannya ketika mau mencari tempat duduk yang kosong. “aku akan satu kelas bersamanya” riangku.
Satu minggu kemudian….
Masih seperti biasa aku masih belum bias bersosialisasi dengan teman-teman satu semesterku. Karena aku rasa dudk diantara ibu-ibu dan bapak-bapak(teman sekelasku) itumembuat ku canggung.. “topic apa yang harus aku bicarakan ?” “rencana malam minggu??” kegiatan apa yang dilakukan pada hari minggu sepulang kuliah ?” entahlah tapi aku meras tidak ada yang menarik yang harus aku perbuat. Untung saja masih ada kiky yang selalu menemaniku. Dan tak seperti biasa, waktu itu mas wiwd duduk tepat berada di bangku belakang kami. Dan tak lama terlihat sosok cowok manis itu duduk disebelahnya. Yaaa aku merasa senag sekali. Kapan lagi aku dapat moment seperti itu. Sesekali mas wiwdmengjak ngobrol kami yang membuat kita sesekali menoleh kebelakang. Rasa canggung pun menyeruak dibenakku, kapan dapt kesempatan mengobrol dengannya??? Dan tak lama cowok manis itu pun mengajak ngobrol kami (aku dan kiky) sembari mangajak berkenalan. Menanyakan nama dan menanyakan pekerjaan masing- masing. Dan kebetulan dia seorang guru sukuan di salah satu  SD IT yang terkenal dikota ku. Dan kau pun menceritakan pekerjaanku pula. Yang seorang guru Tk di kota pasuruan yang sangat malang. Harus pulang pergi dari Bangil ke Pasuruan L.
Tutorial pun dimulai….hampir 3 jam materi “konsep IPA di SD berlangsung. Sangat menyenangkan karena dosennya cantik dan sangat easy going bangetzz. Namanya bu laily J. Tak lama tutorial pun usai. Masih ada jam ke 2 yang dimulai pukul 13.00. aku dan kiky binggung harus pulang atau stand by di tempat. Tak lama kemudian mas wiwid dan mr A pun menghampiri kami. Oia aku belum cerita kenapa dy aku panggil mr A??? karena dia jago banget bahasa inggiris. Dia sempat ikud kursus di kampong inggris Pare, Kediri. Itulah sebabnya dia aku panggil Mr. kembali pada cerita…. Mereka (mas wiwid dan Mr A mengajak kami untuk sekedar mencari minum. Merekan kun mengambil motor di parkiran. Waktu itu aku sempat terheran. Kenapa Mr A gak bonceng salah satu dari kita. “kenapa?” dalam benakku bertanya. Aku putuskan untuk mengendarai sendiri motorku bersama kiky. Kami pun berangkat menuju alun-alun kota. Tepat di warung sebelah alun-alun kita berhenti. Nampak sepi sekali, kami pun memesan es pop ice yang setidaknya menghilangakn sejenakdahaga kami.dan tak lama kemudian mas wiwid memesan es kelapa dengan porsi jumbo.. oh mygo perutku sudah benuh dengan air bagaimana kalau kaku menolak pemberian mas wiwid yang sudah terlanjur memesannya. Sedikit demi sedikit ku habisakan sembari berbisik di telinga kiky “aku kenyang” bisikku. Kiky pun mengangguk. Dan Mr A sesekali mengajak ngobrol kami. Agak garing dan canggung juga buat aku. Selain aku naksir dia yang membuat aku salah tingkah J. Setealh itu Mr A mengajak kami kerumahnya yang terletaka agak jauh dari alun-alun kota. Sampailah kita dideretan warung ikan asab yang berjajar disepanjang jalan gedang klutuk. Berhentilah kita disalah satu warung, Mr A pun menyapa salah satu pemilik warung. Dan ternyata beliau adalah ibu Mr A. perempuan setengah baya iyu lagi asik mengasap beberpa ikan segar. Aku mengamati dengan seksama.