Mr A
Siapa tuch
Mr A? Terlintas dalam benakku.. Dan kembali ku ingat awal pertama kalinya ku
bertemu dengan dia. Ya..tepat sekali!!! Sekitar 1 tahun yang lalu. Tepatnya
bulan Agustus, awal pertama kalinya aku memasukki bangku kuliah. Mengambil
waktu ekstensi sabtu-minggu saja. Dan saat itu aku memasuki ruang kelas SD.
Dimana SD tersebut merupakan SD tempat ku bersekolah dulu. Dan jaraknya pun tak
jauh deri rumahku. Pak sobi selaku kordinasi dan pengurus kapus (Universitas
Terbuka Malang) mengabsen satu persatu mahasiswanya sembari memberikan kartu
mahasiswa sementara. Ya didalam kelas terlihat beberapa anak muda yang seusiaku
duduk berbaur dengan golongannya. Dan di dalam kelas bantyak yang mendominasi
mahasiswa yang kuliah kembali untuk mengajar predikat S1 PGSD. Dan disebelahku
duduklah seorang cewek namanya kiky(biasa ku panggil) dia cewek yang sering ku
lihat di pabrik yang dulu tempatku bekerja. Hanya dia satu-satunya orang yang
ku kenal saat itu. Dan seorang lagi namanya mas wiwid. Kita gak sengaja bertemu
ketika kami (aku dan kiky)salah masuk jam kuliah. Setelah dalam suasana agak
gaduh. Sosok cowok yang sedikit rapid an Nampak ada bulu disekitar dagunya..
hembb dalam benakku terlintas.. “sungguh manisnya cowok ini” gumamku sembari
mengikuti gerakannya ketika mau mencari tempat duduk yang kosong. “aku akan
satu kelas bersamanya” riangku.
Satu minggu kemudian….
Masih
seperti biasa aku masih belum bias bersosialisasi dengan teman-teman satu
semesterku. Karena aku rasa dudk diantara ibu-ibu dan bapak-bapak(teman
sekelasku) itumembuat ku canggung.. “topic apa yang harus aku bicarakan ?”
“rencana malam minggu??” kegiatan apa yang dilakukan pada hari minggu sepulang
kuliah ?” entahlah tapi aku meras tidak ada yang menarik yang harus aku
perbuat. Untung saja masih ada kiky yang selalu menemaniku. Dan tak seperti
biasa, waktu itu mas wiwd duduk tepat berada di bangku belakang kami. Dan tak
lama terlihat sosok cowok manis itu duduk disebelahnya. Yaaa aku merasa senag
sekali. Kapan lagi aku dapat moment seperti itu. Sesekali mas wiwdmengjak
ngobrol kami yang membuat kita sesekali menoleh kebelakang. Rasa canggung pun
menyeruak dibenakku, kapan dapt kesempatan mengobrol dengannya??? Dan tak lama
cowok manis itu pun mengajak ngobrol kami (aku dan kiky) sembari mangajak
berkenalan. Menanyakan nama dan menanyakan pekerjaan masing- masing. Dan
kebetulan dia seorang guru sukuan di salah satu
SD IT yang terkenal dikota ku. Dan kau pun menceritakan pekerjaanku
pula. Yang seorang guru Tk di kota pasuruan yang sangat malang. Harus pulang
pergi dari Bangil ke Pasuruan L.
Tutorial pun
dimulai….hampir 3 jam materi “konsep IPA di SD berlangsung. Sangat menyenangkan
karena dosennya cantik dan sangat easy going bangetzz. Namanya bu laily J. Tak lama tutorial pun usai. Masih
ada jam ke 2 yang dimulai pukul 13.00. aku dan kiky binggung harus pulang atau
stand by di tempat. Tak lama kemudian mas wiwid dan mr A pun menghampiri kami.
Oia aku belum cerita kenapa dy aku panggil mr A??? karena dia jago banget
bahasa inggiris. Dia sempat ikud kursus di kampong inggris Pare, Kediri. Itulah
sebabnya dia aku panggil Mr. kembali pada cerita…. Mereka (mas wiwid dan Mr A
mengajak kami untuk sekedar mencari minum. Merekan kun mengambil motor di
parkiran. Waktu itu aku sempat terheran. Kenapa Mr A gak bonceng salah satu
dari kita. “kenapa?” dalam benakku bertanya. Aku putuskan untuk mengendarai
sendiri motorku bersama kiky. Kami pun berangkat menuju alun-alun kota. Tepat
di warung sebelah alun-alun kita berhenti. Nampak sepi sekali, kami pun memesan
es pop ice yang setidaknya menghilangakn sejenakdahaga kami.dan tak lama
kemudian mas wiwid memesan es kelapa dengan porsi jumbo.. oh mygo perutku sudah
benuh dengan air bagaimana kalau kaku menolak pemberian mas wiwid yang sudah
terlanjur memesannya. Sedikit demi sedikit ku habisakan sembari berbisik di
telinga kiky “aku kenyang” bisikku. Kiky pun mengangguk. Dan Mr A sesekali
mengajak ngobrol kami. Agak garing dan canggung juga buat aku. Selain aku
naksir dia yang membuat aku salah tingkah J. Setealh itu Mr A mengajak kami
kerumahnya yang terletaka agak jauh dari alun-alun kota. Sampailah kita
dideretan warung ikan asab yang berjajar disepanjang jalan gedang klutuk.
Berhentilah kita disalah satu warung, Mr A pun menyapa salah satu pemilik
warung. Dan ternyata beliau adalah ibu Mr A. perempuan setengah baya iyu lagi
asik mengasap beberpa ikan segar. Aku mengamati dengan seksama.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar