Selasa, 24 Juni 2014





Mr A
Siapa tuch Mr A? Terlintas dalam benakku.. Dan kembali ku ingat awal pertama kalinya ku bertemu dengan dia. Ya..tepat sekali!!! Sekitar 1 tahun yang lalu. Tepatnya bulan Agustus, awal pertama kalinya aku memasukki bangku kuliah. Mengambil waktu ekstensi sabtu-minggu saja. Dan saat itu aku memasuki ruang kelas SD. Dimana SD tersebut merupakan SD tempat ku bersekolah dulu. Dan jaraknya pun tak jauh deri rumahku. Pak sobi selaku kordinasi dan pengurus kapus (Universitas Terbuka Malang) mengabsen satu persatu mahasiswanya sembari memberikan kartu mahasiswa sementara. Ya didalam kelas terlihat beberapa anak muda yang seusiaku duduk berbaur dengan golongannya. Dan di dalam kelas bantyak yang mendominasi mahasiswa yang kuliah kembali untuk mengajar predikat S1 PGSD. Dan disebelahku duduklah seorang cewek namanya kiky(biasa ku panggil) dia cewek yang sering ku lihat di pabrik yang dulu tempatku bekerja. Hanya dia satu-satunya orang yang ku kenal saat itu. Dan seorang lagi namanya mas wiwid. Kita gak sengaja bertemu ketika kami (aku dan kiky)salah masuk jam kuliah. Setelah dalam suasana agak gaduh. Sosok cowok yang sedikit rapid an Nampak ada bulu disekitar dagunya.. hembb dalam benakku terlintas.. “sungguh manisnya cowok ini” gumamku sembari mengikuti gerakannya ketika mau mencari tempat duduk yang kosong. “aku akan satu kelas bersamanya” riangku.
Satu minggu kemudian….
Masih seperti biasa aku masih belum bias bersosialisasi dengan teman-teman satu semesterku. Karena aku rasa dudk diantara ibu-ibu dan bapak-bapak(teman sekelasku) itumembuat ku canggung.. “topic apa yang harus aku bicarakan ?” “rencana malam minggu??” kegiatan apa yang dilakukan pada hari minggu sepulang kuliah ?” entahlah tapi aku meras tidak ada yang menarik yang harus aku perbuat. Untung saja masih ada kiky yang selalu menemaniku. Dan tak seperti biasa, waktu itu mas wiwd duduk tepat berada di bangku belakang kami. Dan tak lama terlihat sosok cowok manis itu duduk disebelahnya. Yaaa aku merasa senag sekali. Kapan lagi aku dapat moment seperti itu. Sesekali mas wiwdmengjak ngobrol kami yang membuat kita sesekali menoleh kebelakang. Rasa canggung pun menyeruak dibenakku, kapan dapt kesempatan mengobrol dengannya??? Dan tak lama cowok manis itu pun mengajak ngobrol kami (aku dan kiky) sembari mangajak berkenalan. Menanyakan nama dan menanyakan pekerjaan masing- masing. Dan kebetulan dia seorang guru sukuan di salah satu  SD IT yang terkenal dikota ku. Dan kau pun menceritakan pekerjaanku pula. Yang seorang guru Tk di kota pasuruan yang sangat malang. Harus pulang pergi dari Bangil ke Pasuruan L.
Tutorial pun dimulai….hampir 3 jam materi “konsep IPA di SD berlangsung. Sangat menyenangkan karena dosennya cantik dan sangat easy going bangetzz. Namanya bu laily J. Tak lama tutorial pun usai. Masih ada jam ke 2 yang dimulai pukul 13.00. aku dan kiky binggung harus pulang atau stand by di tempat. Tak lama kemudian mas wiwid dan mr A pun menghampiri kami. Oia aku belum cerita kenapa dy aku panggil mr A??? karena dia jago banget bahasa inggiris. Dia sempat ikud kursus di kampong inggris Pare, Kediri. Itulah sebabnya dia aku panggil Mr. kembali pada cerita…. Mereka (mas wiwid dan Mr A mengajak kami untuk sekedar mencari minum. Merekan kun mengambil motor di parkiran. Waktu itu aku sempat terheran. Kenapa Mr A gak bonceng salah satu dari kita. “kenapa?” dalam benakku bertanya. Aku putuskan untuk mengendarai sendiri motorku bersama kiky. Kami pun berangkat menuju alun-alun kota. Tepat di warung sebelah alun-alun kita berhenti. Nampak sepi sekali, kami pun memesan es pop ice yang setidaknya menghilangakn sejenakdahaga kami.dan tak lama kemudian mas wiwid memesan es kelapa dengan porsi jumbo.. oh mygo perutku sudah benuh dengan air bagaimana kalau kaku menolak pemberian mas wiwid yang sudah terlanjur memesannya. Sedikit demi sedikit ku habisakan sembari berbisik di telinga kiky “aku kenyang” bisikku. Kiky pun mengangguk. Dan Mr A sesekali mengajak ngobrol kami. Agak garing dan canggung juga buat aku. Selain aku naksir dia yang membuat aku salah tingkah J. Setealh itu Mr A mengajak kami kerumahnya yang terletaka agak jauh dari alun-alun kota. Sampailah kita dideretan warung ikan asab yang berjajar disepanjang jalan gedang klutuk. Berhentilah kita disalah satu warung, Mr A pun menyapa salah satu pemilik warung. Dan ternyata beliau adalah ibu Mr A. perempuan setengah baya iyu lagi asik mengasap beberpa ikan segar. Aku mengamati dengan seksama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar